Selasa, 20 Desember 2011

Beranda » » » Asal Kata "Spam"

Asal Kata "Spam"

Asal Kata "Spam" - Spam atau bisa juga berbentuk junk mail adalah penyalahgunaan sistem pesan elektronik (termasuk media penyiaran dan sistem pengiriman digital) untuk mengirim berita iklan dan keperluan lainnya secara massal. Umumnya, spam menampilkan berita secara bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Pada akhirnya, spam dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web. Orang yang menciptakan spam elektronik disebut spammers.

Beberapa contoh lain dari spam, yaitu pos-el berisi iklan, surat masa singkat (SMS) pada telepon genggam, berita dalam suatu forum kelompok warta berisi promosi barang yang tidak terkait dengan kegiatan kelompok warta tersebut, spamdexing yang menguasai suatu mesin pencari (search engine) untuk mencari popularitas bagi suatu URL tertentu, berita yang tak berguna dan masuk dalam blog, buku tamu situs web, spam transmisi faks, iklan televisi dan spam jaringan berbagi.

Spam dikirimkan oleh pengiklan dengan biaya operasional yang sangat rendah, karena spam tidak memerlukan senarai (mailing list) untuk mencapai para pelanggan-pelanggan yang diinginkan. Karena hambatan masuk yang rendah, maka banyak spammers yang muncul dan jumlah pesan yang tidak diminta menjadi sangat tinggi. Akibatnya, banyak pihak yang dirugikan. Selain pengguna Internet itu sendiri, ISP (Penyelenggara Jasa Internet atau Internet Service Provider), dan masyarakat umum juga merasa tidak nyaman. Spam sering mengganggu dan terkadang menipu penerimanya. Berita spam termasuk dalam kegiatan melanggar hukum dan merupakan perbuatan pidana yang bisa ditindak melalui undang-undang Internet.

Tahun 1993, sebuah peranti lunak untuk eksperimen melepaskan lusinan pesan ke dalam newsgroupnews.admin.policy. Tahun 1998, Kamus Oxford menambah definisi spam dengan “Pesan tanpa arti atau tak pantas yang dikirim di Internet pada sejumlah newsgroup atau pengguna.”

Asal Spam 






Negara
Spam per tahun (dalam trilyun)



 Brasil



7.7



 Amerika Serikat



6.6



 India



3.6



 Korea Selatan


3.1




 Turki



2.6



 Vietnam



2.5



 Republik Rakyat Cina


2.4

 Polandia


2.4



 Rusia



2.3




Apa Masih Berani ?


Semoga dengan marak-maraknya Spam tidak akan sampai kecucu kita wkwkwkwk... :) 


Source 

12 komentar:

  1. Owww gitu ya ok thanks....:-)

    BalasHapus
  2. wah, iay sering juga sih di email dapet banyak, ehehehe
    dan malah baru2 ini komen saya di blog masuk spam mulu, tapi skrg udah ngga lagi :)

    BalasHapus
  3. @Ladida C Di sabotase sama nightly ya? ckckckck

    BalasHapus
  4. Hahha,, Familir banget nigh Spamming,,

    Lanjutkan Boss!

    BalasHapus
  5. pantesan di kotak email saya sering banget dapat spam nice info mas

    BalasHapus
  6. saya sih sering dapet email spam gan :)
    thanks atas penjelasannya :)

    BalasHapus
  7. paling sebel yah sama yang namanya spam. apalagi kalo udah masuk ke kotak email. pasti banyak banget tuhh ..
    alih2 minta sumbangan, tapi malah penipuan.
    haduh2 ...

    BalasHapus
  8. @Adjie PurbojatiAne Juga sering seperti itu mas...!! :D

    BalasHapus